To be ordinary people or you wanna be Number One?
That's really be your own decision to take the choice.
See the video "Little chinese gymnastic training", how Chinese people have determined their life to be in the very beginning.
The result in Beijing 2008 Olympic games, China victorious in the first place with 51 Golds, 21 Silvers, 28 Bronzes, where the gymnastic bringing in 8 Golds, 2 Silver and 4 Bronzes.
Some people comment: those trainings was a torture, pathetic, child abuse (then they have chosen their life...)
So how do you choose for your (your generation's) life to be?
Tuesday, November 18, 2008
Wednesday, November 12, 2008
OBAMA, masih ingat pelajaran Sumpah Pemuda
Lagu yg dinyanyikan oleh Will.I.am yg diambil dari pidato kampanye Obama benar2 menjadi inspirasi bagi rakyat Amerika.
Tapi tahukah anda isi dari lagu ini benar-benar menunjukkan bahwa Obama masih ingat pelajaran sekolah negara yang pernah disinggahinya, Indonesia.
Lihat kalimat terakhir dr. lagu/pidato tersebut... itu kan Sumpah Pemuda yang mungkin dilupakan oleh rakyat Indonesia sendiri..
We are one people..we are one Nation...
Yes we can - Obama lirik:
It was a creed written into the founding documents that declared the destiny of a nation. Ini sebuah keyakinan yang tertulis didalam dokumen pendiri (bangsa) yang menyatakan tujuan dari negara (America)
Yes we can. Ya kita bisa
It was whispered by slaves and abolitionists as they blazed a trail toward freedom. Ini yang dibisikan oleh budak2 dan abolitionists (anggota gerakan penghapusan perbudakan) seperti mereka membuka jalan menuju kebebasan
Yes we can. Ya kita bisa
It was sung by immigrants as they struck out from distant shores and pioneers who pushed westward against an unforgiving wilderness. Ini yang dinyanyikan oleh para imigran sebagaimana mereka berenang jauh menuju tepi pantai dan para perintis (negara) mendorong arah untuk melawan hutan belantara
Yes we can. Ya kita bisa
It was the call of workers who organized; women who reached for the ballots; a President who chose the moon as our new frontier; and a King who took us to the mountaintop and pointed the way to the Promised Land. Ini sebuah panggilan dari para pekerja yang terorganisasi, para perempuan yang memberi suara, seorang Presiden yang memilih bulan sebagai sebuah batas baru, dan seorang Raja yang membawa kita ke puncak gunung dan menunjukkan jalan ke Tanah Perjanjian.
Yes we can to justice and equality.
Ya, kita bisa untuk keadilan dan persamaan
Yes we can to opportunity and prosperity. Ya, kita bisa untuk kesempatan dan kemakmuran
Yes we can heal this nation.
Ya, kita bisa menyembuhkan bangsa ini
Yes we can repair this world.
Ya, kita bisa memperbaiki dunia.
Yes we can. Ya kita bisa
We know the battle ahead will be long, but always remember that no matter what obstacles stand in our way, nothing can stand in the way of the power of millions of voices calling for change. (We want change.)
Kita mengerti bahwa perjuangan ke depan akan sangat panjang, tetapi ingat selalu bahwa tidak masalah apapun rintangan yang menghalangi jalan kita, tak ada yang dapat berdiri di jalan dari kekuatan jutaan suara yang menyerukan untuk perubahan. (Kami ingin perubahan)
We have been told we cannot do this by a chorus of cynics…they will only grow louder and more dissonant ……….. We’ve been asked to pause for a reality check. We’ve been warned against offering the people of this nation false hope.
Kita telah mengerti kita tidak dapat melakukan ini dengan suara yang sinis... mereka hanya menjadi keras dan semakin tidak sesuai,...Kita telah meminta untuk berhenti sejenak untuk melihat kenyataan. Kita telah diperingatkan untuk menentang orang yang memberikan bangsa ini harapan yang salah.
But in the unlikely story that is America, there has never been anything false about hope.
Tetapi tidak seperti cerita akan America, tidak pernah ada apapun yang salah untuk pengharapan.
Now the hopes of the little girl who goes to a crumbling school in Dillon are the same as the dreams of the boy who learns on the streets of LA; we will remember that there is something happening in America; that we are not as divided as our politics suggests; that we are one people; we are one nation; and together, we will begin the next great chapter in the American story with three words that will ring from coast to coast; from sea to shining sea: Yes We Can.
Sekarang harapan dari seorang anak perempuan untuk pergi ke sekolah yang menjadi hancur di Dillon adalah sama dengan mimpi seorang anak laki2 yang belajar dari jalanan di LA, kita akan ingat bahwa sesuatu telah terjadi di America, bahwa kita tidak terbagi seperti yang para politikus kita dianjurkan, kita adalah satu rakyat, kita adalah satu bangsa, dan bersama kita akan memulai babak baru didalam sejarah America dengan 3 kata yang akan berdering dari pantai ke pantai, dari laut ke laut yang kemilau, Ya Kita Bisa..
FOR COMPLETE THIS YES WE CAN - OBAMA MUSIC VIDEO LINK TO:
http://www.youtube.com/watch?v=jjXyqcx-mYY
Tapi tahukah anda isi dari lagu ini benar-benar menunjukkan bahwa Obama masih ingat pelajaran sekolah negara yang pernah disinggahinya, Indonesia.
Lihat kalimat terakhir dr. lagu/pidato tersebut... itu kan Sumpah Pemuda yang mungkin dilupakan oleh rakyat Indonesia sendiri..
We are one people..we are one Nation...
Yes we can - Obama lirik:
It was a creed written into the founding documents that declared the destiny of a nation. Ini sebuah keyakinan yang tertulis didalam dokumen pendiri (bangsa) yang menyatakan tujuan dari negara (America)
Yes we can. Ya kita bisa
It was whispered by slaves and abolitionists as they blazed a trail toward freedom. Ini yang dibisikan oleh budak2 dan abolitionists (anggota gerakan penghapusan perbudakan) seperti mereka membuka jalan menuju kebebasan
Yes we can. Ya kita bisa
It was sung by immigrants as they struck out from distant shores and pioneers who pushed westward against an unforgiving wilderness. Ini yang dinyanyikan oleh para imigran sebagaimana mereka berenang jauh menuju tepi pantai dan para perintis (negara) mendorong arah untuk melawan hutan belantara
Yes we can. Ya kita bisa
It was the call of workers who organized; women who reached for the ballots; a President who chose the moon as our new frontier; and a King who took us to the mountaintop and pointed the way to the Promised Land. Ini sebuah panggilan dari para pekerja yang terorganisasi, para perempuan yang memberi suara, seorang Presiden yang memilih bulan sebagai sebuah batas baru, dan seorang Raja yang membawa kita ke puncak gunung dan menunjukkan jalan ke Tanah Perjanjian.
Yes we can to justice and equality.
Ya, kita bisa untuk keadilan dan persamaan
Yes we can to opportunity and prosperity. Ya, kita bisa untuk kesempatan dan kemakmuran
Yes we can heal this nation.
Ya, kita bisa menyembuhkan bangsa ini
Yes we can repair this world.
Ya, kita bisa memperbaiki dunia.
Yes we can. Ya kita bisa
We know the battle ahead will be long, but always remember that no matter what obstacles stand in our way, nothing can stand in the way of the power of millions of voices calling for change. (We want change.)
Kita mengerti bahwa perjuangan ke depan akan sangat panjang, tetapi ingat selalu bahwa tidak masalah apapun rintangan yang menghalangi jalan kita, tak ada yang dapat berdiri di jalan dari kekuatan jutaan suara yang menyerukan untuk perubahan. (Kami ingin perubahan)
We have been told we cannot do this by a chorus of cynics…they will only grow louder and more dissonant ……….. We’ve been asked to pause for a reality check. We’ve been warned against offering the people of this nation false hope.
Kita telah mengerti kita tidak dapat melakukan ini dengan suara yang sinis... mereka hanya menjadi keras dan semakin tidak sesuai,...Kita telah meminta untuk berhenti sejenak untuk melihat kenyataan. Kita telah diperingatkan untuk menentang orang yang memberikan bangsa ini harapan yang salah.
But in the unlikely story that is America, there has never been anything false about hope.
Tetapi tidak seperti cerita akan America, tidak pernah ada apapun yang salah untuk pengharapan.
Now the hopes of the little girl who goes to a crumbling school in Dillon are the same as the dreams of the boy who learns on the streets of LA; we will remember that there is something happening in America; that we are not as divided as our politics suggests; that we are one people; we are one nation; and together, we will begin the next great chapter in the American story with three words that will ring from coast to coast; from sea to shining sea: Yes We Can.
Sekarang harapan dari seorang anak perempuan untuk pergi ke sekolah yang menjadi hancur di Dillon adalah sama dengan mimpi seorang anak laki2 yang belajar dari jalanan di LA, kita akan ingat bahwa sesuatu telah terjadi di America, bahwa kita tidak terbagi seperti yang para politikus kita dianjurkan, kita adalah satu rakyat, kita adalah satu bangsa, dan bersama kita akan memulai babak baru didalam sejarah America dengan 3 kata yang akan berdering dari pantai ke pantai, dari laut ke laut yang kemilau, Ya Kita Bisa..
FOR COMPLETE THIS YES WE CAN - OBAMA MUSIC VIDEO LINK TO:
http://www.youtube.com/watch?v=jjXyqcx-mYY
Share jokes, music, film, books, technical information
I have some collections for jokes, music, film, books and even technical information (cause my background is in that area).
If you need that, please write me an email or in the comment.
If you need that, please write me an email or in the comment.
Jokes: Ingin menjadi seorang Penulis (Sastrawan)?
Berapa banyak dari kalian yang biasa membaca atau bahkan menulis buku?
Apa ada diantara kalian ingin menjadi seorang penulis buku?
Ini jawabannya...
Apabila anda mempunyai suatu pikiran yang luas dan sangat pintar menyampaikan suatu hal yang sederhana menjadi suatu hal yang menarik dengan kata-kata yang anda tuliskan, maka saatnya anda boleh melirik profesi menjadi seorang penulis.... (siapa tahu lentera jiwa anda ada disana...)
Beberapa contoh sederhana akrobat ide kata2 seorang penulis...
(bagian atas adalah deskripsi sastrawan, bagian bawah adalah deskripsi versi orang awamnya)
=========================================================================
Kedatangannya membuatku bagaikan berada di sebuah taman yang ditumbuhi ribuan macam bunga dengan ratusan warna yang membuatku merasa orang paling beruntung didunia
(Senang banget dengan kedatangannya)
Kata-katanya bagaikan api yang menyambar tubuhku, membuat seluruh tubuhku merasakan panas yang teramat sangat
(Kata-katanya membuatku marah)
Perasaanku terhadapnya tak dapat terlukiskan dengan kata-kata bahkan tak jua terwakili dengan segala yang ada di muka bumi ini
(Aku jatuh cinta kepadanya)
Pada saat kejadian itu aku merasakan sendi-sendi di seluruh tubuhku terasa lepas dari ikatannya dan jantungku berdebar-debar bagaikan dentuman meriam, seluruh bulu kudukku berdiri.
(Saat itu aku takut sekali)
Aku merasakan dua gelembung udara menerobos diantara dua buah bukit yang berada dibagian belakang bawah tubuhku...
(...........? ) anda yang orang awam pasti tahulah!
(idea taken from my wife & son jokes after read "laskar pelangi")
Apa ada diantara kalian ingin menjadi seorang penulis buku?
Ini jawabannya...
Apabila anda mempunyai suatu pikiran yang luas dan sangat pintar menyampaikan suatu hal yang sederhana menjadi suatu hal yang menarik dengan kata-kata yang anda tuliskan, maka saatnya anda boleh melirik profesi menjadi seorang penulis.... (siapa tahu lentera jiwa anda ada disana...)
Beberapa contoh sederhana akrobat ide kata2 seorang penulis...
(bagian atas adalah deskripsi sastrawan, bagian bawah adalah deskripsi versi orang awamnya)
=========================================================================
Kedatangannya membuatku bagaikan berada di sebuah taman yang ditumbuhi ribuan macam bunga dengan ratusan warna yang membuatku merasa orang paling beruntung didunia
(Senang banget dengan kedatangannya)
Kata-katanya bagaikan api yang menyambar tubuhku, membuat seluruh tubuhku merasakan panas yang teramat sangat
(Kata-katanya membuatku marah)
Perasaanku terhadapnya tak dapat terlukiskan dengan kata-kata bahkan tak jua terwakili dengan segala yang ada di muka bumi ini
(Aku jatuh cinta kepadanya)
Pada saat kejadian itu aku merasakan sendi-sendi di seluruh tubuhku terasa lepas dari ikatannya dan jantungku berdebar-debar bagaikan dentuman meriam, seluruh bulu kudukku berdiri.
(Saat itu aku takut sekali)
Aku merasakan dua gelembung udara menerobos diantara dua buah bukit yang berada dibagian belakang bawah tubuhku...
(...........? ) anda yang orang awam pasti tahulah!
(idea taken from my wife & son jokes after read "laskar pelangi")
Subscribe to:
Comments (Atom)
